Media Humas Polri//Sulteng
Kecelakaan tunggal menimpa bus PO Adi Putra di ruas Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Dusun Yumbu, Desa Matialemba, Kecamatan Pamona Timur, Kabupaten Poso pada Minggu (22/2/2025) sekitar pukul 10.20 WITA. Bus yang mengangkut puluhan penumpang dari Makassar menuju Morowali tersebut hilang kendali dan terguling akibat kondisi jalan bergelombang dan kecepatan tinggi saat melewati tikungan. Akibatnya, belasan penumpang mengalami luka-luka, dua di antaranya mengalami patah tulang.
Insiden tragis ini bermula ketika bus PO Adi Putra melaju dari arah Makassar menuju Morowali. Sesampainya di ruas jalan Taripa-Tomata, Dusun Yumbu, bus tersebut mengalami oleng akibat kondisi jalan yang bergelombang dan tikungan tajam.
Kecepatan bus yang diduga terlalu tinggi membuat sopir kehilangan kendali, hingga akhirnya bus terguling.
“Kendaraan sebelum terbalik melambung dekat jalan menuju kebun saya. Memang sewaktu sopir itu melambung kurang lebih 300 meter, saya agak khawatir karena kecepatan kendaraan. Harusnya sopir mengurangi kecepatan kendaraannya melewati jalan tersebut karena kondisi jalan bergelombang,” ungkap Yumbu Aryawan, anggota Polsek Pamona Timur yang menyaksikan langsung detik-detik kecelakaan.
Akibat kecelakaan ini, dua penumpang mengalami patah tulang lengan dan harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Poso untuk penanganan lebih lanjut. Sementara itu, 12 penumpang lainnya mengalami luka ringan dan mendapatkan perawatan di Puskesmas Taripa. Setelah mendapatkan penanganan medis, 12 penumpang yang mengalami luka ringan tersebut dijemput oleh dua kendaraan dari Morowali dan dibawa ke Morut Beteleme.
Kecelakaan ini menyebabkan kerusakan pada bus PO Adi Putra, dengan kaca depan dan samping pecah. Saat ini, bus tersebut telah diamankan di Polsek Pamona Timur untuk penyelidikan lebih lanjut.
Insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan kehati-hatian dalam berkendara, terutama di jalan dengan kondisi yang menantang. Pihak berwenang diharapkan dapat segera melakukan evaluasi terhadap kondisi jalan di ruas Taripa-Tomata dan mengambil langkah-langkah perbaikan yang diperlukan untuk mencegah kecelakaan serupa di masa mendatang. ( Eferdi)