Media Humas Polri//Indramayu
Ceceran tanah merah di sepanjang jalur pantura Kawasan Industri Losarang, Kabupaten Indramayu, sempat menjadi perhatian masyarakat, khususnya para pengguna jalan.
Diketahui, ceceran tanah merah yang berserakan di sepanjang jalur pantura Losarang dikarenakan adanya aktivitas truk yang memuat tanah merah untuk pengurugan lahan yang akan dijadikan Kawasan Industri Losarang (KIL).
Menanggapi isu tersebut telah ditangani dengan serius oleh Ketua PAC GRIB JAYA Losarang Sunarto, membantah keras informasi yang menyebut ceceran tanah merah akibat aktivitas truk tidak pernah dibersihkan.
“Itu hoaks dan tidak sesuai fakta. Kami selalu membersihkan ceceran tanah yang terbawa roda truk dengan menyemprotkan air dan kami menugaskan tim khusus yang bekerja 24 jam untuk menjaga kebersihan jalan secara rutin,” tegas Ato saat ditemui pada Rabu, 19 Maret 2025.
Ato menjelaskan bahwa langkah pembersihan ini bukan sekadar respons sementara, melainkan bagian dari prosedur operasional yang telah dirancang sejak awal. Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, pihaknya membentuk tim khusus yang bertugas secara bergiliran tanpa henti.
“Kami menyadari bahwa jalur pantura adalah arteri penting bagi mobilitas masyarakat dan barang. Oleh karena itu, pembersihan dilakukan secara rutin dan intensif agar tidak ada dampak buruk, seperti jalan licin atau kecelakaan, yang mengganggu pengendara,” ujar dia.
Ia juga menyebut bahwa truk-truk yang keluar dari kawasan industri selalu diperiksa untuk meminimalkan ceceran tanah sebelum memasuki jalan raya.
“Kita lakukan penyemprotan volume air cukup tinggi, baik di jalan raya pantura maupun truk yang keluar dari areal kawasan industri,” tegasnya.
Hal itu, dikatakan pengguna jalan mengaku lega dengan respons cepat pihak kawasan industri. Kini, jalanan sudah bersih dari tanah.
“Tadinya memang sering licin kalau hujan, tapi sekarang terlihat lebih bersih dan aman untuk dilintasi,” ujar seorang pengguna jalan yang enggan disebutkan namanya.
Dengan komitmen yang terus dijaga, Kawasan Industri Losarang berupaya membuktikan bahwa pembangunan ekonomi dapat berjalan seiring dengan perhatian terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat.(Nono)