Manik Pengusaha Gelper Panik Minta Berita Dugaan Judinya Dihapus

Manik Pengusaha Gelper Panik Minta Berita Dugaan Judinya Dihapus

Pelalawan – Mediahumaspolri.com.
Menanggapi berita yang tayang di media online, Manik pengusaha Gelper (gelanggang Permainan) Selasa (15/3/2022) ajak wartawan media ini bertemu di Herbal Kopi Jl Lintas Timur Pangkalan Kerinci.

Bacaan Lainnya

Setelah jumpa, dia meminta untuk menghapus berita dengan alasan tidak enak dengan Sandro Simarmata oknum polisi anggota Polres Pelalawan.

Bagaimana berita-berita kayak gitu? Gak enak kalau begitu. Jadi payah nanti usaha kita kalau begitu, tidak bisa jalan, ketusnya.

Dia katakan, bagaimanalah enaknya kita, abang enak, aku enak. Maksudnya bagaimana aku dibantu supaya berita itu dihapus, pintanya. Sebaiknya usaha kek gini, bagaimana supaya aku tidak dibawa-bawa, itunya maksud saya, ucap Manik seraya menawarkan apa solusi agar masalah itu selesai.

Janganlah sampai kayak gitu, kita juga harus menjaga dia (Sandro Simarmata), nanti kesannya nggak enak nanti aku sama dia, jawabnya ketika diminta agar bisa bertemu langsung dengan Sandro.

Terkait dengan setorannya kepada Sandro, Manik mengatakan bahwa kalau usaha demikian tidak boleh munafik. “Usaha kek gini kita tidak munafik juga bahwa ada operasional. Hal-hal yang kek gitu namanya operasional. Jadi operasional orang itu butuh juga untuk uang minyak. itunya! ujar Manik berdalil.

Manik menyampaikan hal itu menanggapi berita yang telah tayang di media online atas pernyataan yang dia sampaikan ketika diwawancai melalui sambungan telefon. Kepada media ini dia mengaku bahwa usaha mesin elektronik meja burung-burung yang sedang beroperasi disejumlah titik diwilayah hukum Polres Pelalawan, sudah berkoordinasi dengan sejumlah oknum anggota Polres Pelalawan.

Lebih uniknya lagi, dengan terang-terangan Manik membeberkan bahwa sejumlah oknum polisi itu dapat setoran dari usaha judinya tersebut. Dia mengaku menyetorkan semua melalui Aipda Sandro Simarmata, akunya.

Sayangnya ketika nomor telefon Sandro diminta, Manik menolak untuk memberikan. ( Tim )

Pos terkait